DPRD Terima 7 Ranperda dari Pemkab, 1 Ranperda Inisiatif Dewan

Dprd.sinjaikab.go.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai menerima Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai.

Sedikitnya 7 Ranperda diserahkan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) kepada Ketua DPRD Sinjai Jamaluddin untuk kemudian dibahas bersama.

Penyerahan 7 Ranperda tersebut pada Rapat Paripurna yang digelar DPRD Sinjai, Jumat (29/10/2021).

Ke 7 Ranperda tersebut diantaranya Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2022, Ranperda tentang pajak sarang burung walet, Ranperda tentang penanggulangan kemiskinan, Ranperda tentang pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun, Ranperda tentang perizinan berbasis risiko, Ranperda tentang retribusi persetujuan bangunan gedung, serta Ranperda tentang perencanaan pelaksanaan pembangunan kawasan perdesaan, pemanfataan dan pendayagunaan aset desa yang merupakan Ranperda Inisiatif DPRD Sinjai.

Dalam pidato pengantarnya, Ketua DPRD Sinjai Jamaluddin mengatakan bahwa tahapan pembentukan peraturan daerah yakni konsultasi publik. ia berharap subtansi materi peraturan ini telah tersosialisasi dengan baik sehingga dapat berlaku optimal setelah ditetapkan.

“Kita mengharapkan regulasi yang dilahirkan nantinya memiliki kualitas, baik dari segi subtansi materi maupun terhadap kesesuaian dengan peraturan yang lebih tinggi” harapnya.

Selanjutnya, pengajuan dan pembahasan Ranperda adalah merupakan hak dan kewajiban Kepala Daerah dan DPRD, karena dalam melaksanakan urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah, Kepala Daerah dan DPRD sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah dituntut membuat peraturan daerah sebagai dasar hukum bagi daerah dalam menyelenggarakan Otonomi Daerah sesuai dengan kondisi dan aspirasi masyarakat serta kekhasan dari daerah tersebut.

Sementara itu, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dalam sambutannya memberikan gambaran singkat tentang struktur dan muatan ranperda APBD tahun anggaran 2022 diantaranya terkait pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah.

“Pelaksanaan ranperda APBD 2022 merupakan lanjutan dari perjalanan pencapaian visi misi Pemkab Sinjai yakni ‘Terwujudnya Masyarakat Sinjai yang Mandiri Berkeadilan dan Religius Melalui Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Unggul dan Berdaya Saing’.

Dikatakan, kondisi perekonomian Tahun 2022 diperkirakan masih belum stabil sebagai dampak dari pandemi Covid-19,
“Olehnya itu kita berupaya untuk mendorong pemulihan ekonomi melalui akselerasi secara optimal dengan sinergitas Pemkab dan DPRD Sinjai” tandasnya.

Rapat Paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sinjai Hj. A. Kartini Ottong, para Anggota DPRD Sinjai, Sekda, Asisten dan para staf ahli Bupati Sinjai.

Adapun melalui virtual Forkopimda serta para Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemkab Sinjai.