Komisi III DPRD Gelar Rapat Terkait Masjid Islamic Center

Dprd.sinjaikab.go.id- Menindaklanjuti hasil kunjungan Lokasi Dewan pada bangunan Masjid Islamic Center yang dimana beberapa sisi bangunan rusak sedangkan bangunan tersebut baru selesai pengerjaannya pada tahun 2019.

Maka dari itu, Komisi III DPRD Sinjai mengundang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) untuk menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) sehubungan hal tersebut guna mencari sumber kerusakan pada bangunan Masjid Islamic Center.

Rapat dipimpin, Ketua Komisi III DPRD, Drs. Akmal MS didampingi Wakil Ketua III DPRD, Mappahakkang dan Anggota Komisi III, Kamrianto serta turut di hadiri Anggota Komisi III lainnya, Andi Jusman, Ambo Tuwo, Abrachman, Zulkifli, Muzawwir, Ardiansyah, Kadis PUPR, PPK Pembangunan Masjid Islamic Center dan Kontraktor atau Pelaksana.

Anggota Komisi III DPRD, Andi Jusman menuturkan bahwa banyaknya hal yang didapatkan setelah melakukan kunjungan ke Masjid Islamic Center seperti beberapa pembangunan beton yang tipis sehingga besinya kelihatan.

Hal senada diungkapkan, Ambo Tuwo, terkait pembangunan Masjid Islamic Center, bahwa pada tahap perencanaan, ketahap pelaksanaan sampai masuk ke tahap pengawasan semua ada unsur kesalahan karena pembangunan yang baru tahun 2019 terselesaikan kini sudah rusak.

Sementara itu, Muzawwir, yang juga Anggota Komisi III mengapresiasi Pemkab terhadap terselesaikannya bangunan Masjid Islamic Center dan sudah dapat digunakan.

Ia berharap agar apa yang telah di saksikan atas bangunan yang rusak dapat secepatnya di perbaiki oleh Dinas PUPR sehingga nantinya Masjid dapat di pakai lagi.

Menanggapi para Dewan, Pihak Kontraktor, Muhtar, menyampaikan bahwa pada prinsipnya dalam pelaksanaan pembangunan tersebut secara tekhnis sudah dilakukan sesuai prosedur, adapun beberapa sisi bangunan yang plafonnya rusak kemungkinan diakibatkan tetesan air sehingga plafon tidak dapat menampung volume air dan beberapa titik beton yang jebol dikarenakan beton yang sudah lama sehingga keropos.

Terkait dengan kerusakan tersebut, Kadis PUPR, Andi Taufik Asapa mengaku akan mencari titik sumber kerusakan pada plafon tersebut karena sampai sekarang dirinya masih bingung mengapa sehingga air bisa masuk dan merusak plafonnya.

“Insyaallah kami bersama pihak Kontraktor akan mencari titik sumber kerusakan dan akan segera melakukan perbaikan” tandasnya. (Nita/Shan)