Wakil Ketua DPRD Menghadiri Pencanangan Inseminasi Buatan (IB) Plus Di Kecamatan Tellulimpoe

Wakil Ketua DPRD Menghadiri Pencanangan Inseminasi Buatan (IB) Plus Di Kecamatan Tellulimpoe

Humas DPRD SinjaiSabtu, 29 Desember 2018 Wakil Ketua I DPRD Sinjai Jamaluddin menghadiri Pencanangan Inseminasi Buatan (IB) plus (Asuransi Dan Pe

Hadiri Pelepasan JCH, Ini Kata Ketua DPRD Sinjai
Wakil Ketua DPRD Sinjai Hadiri Peringatan Hari Jadi Pinrang ke-59
Hadiri Upacara Haornas ke-36 Tahun, Ini Harapan Ketua DPRD Sinjai

Humas DPRD Sinjai
Sabtu, 29 Desember 2018

Wakil Ketua I DPRD Sinjai Jamaluddin menghadiri Pencanangan Inseminasi Buatan (IB) plus (Asuransi Dan Pemberian Obat Cacing Gratis) yang bertempat di Kelurahan Mannanti Kecamatan Tellulimpoe, Sabtu, (29/12/2018).

Pencanangan IB Plus untuk 4 kawasan kecamatan ini turut dihadiri Bupati Sinjai A. Seto Ghadista Asapa, Kapolres Sinjai AKBP Sebpril Sesa, Dandim 1424 Sinjai Letkol Inf. Oo Sahrojat, serta kepala perangkat daerah dan pejabat daerah lainnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sinjai, drh. Aminuddin Zainuddin dalam laporannya mengungkapkan, pencanangan ini meliputi empat kecamatan yang di pusatkan di Tellulimpoe dan pencanangan ini merupakan pencanangan ke tiga setelah di Desa Bulu Tellue dan di Sinjai Barat.

Lebih lanjut dikatakan, empat kawasan kecamatan ini merupakan kawasan populasi tinggi dari kelompok sapi potong.

” Kira-kira 60% dari populasi secara keseluruhan di Kabupaten Sinjai berada dikawasan ke empat kecamatan ini sehingga kedepan ke empat kecamatan ini kita akan jadikan kawasan pengembangan sapi potong utama sedangkan kecamatan lainnya dijadikan kawasan penyangga pengembangan sapi potong ” jelasnya

Ia juga memberikan Apresiasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) karena menurutnya tanpa support dari DPRD Sinjai kegiatan ini tidak bisa dilaksanakan.

Sementara itu Bupati Sinjai, A. Seto Ghadista Asapa dalam sambutannya mengatakan selain dalam rangka mendukung pemerintah pusat dalam UPSUS SIWAB, kegiatan ini juga termasuk program unggulan pemerintah kabupaten Sinjai.

” Program ini adalah perwujudan dari program tersebut yang mana asuransinya gratis dalam hal ini pemerintah Sinjai akan membayarkan asuransi peternak yang selama ini dibayar Rp. 40 ribu,” katanya.

Selain itu, program ini juga sebagai awal untuk menjadikan Kabupaten Sinjai sebagai sentra sapi dikawasan timur Indonesia.

” Mudah-mudahan bisa merangsang masyarakat untuk beternak sapi karena bayangkan kalau target 10 ribu ekor di tahun 2019 berhasil berarti ditahun 2020 jumlah akan menjadi 2 kali lipat. Insya Allah pemda mendukung kalau masyarakatnya mau bertenak atau berusaha,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan meninjau langsung hasil program IB. (Nitha)

Komentar Facebook