Komisi I DPRD Sinjai Tindaklanjuti Aspirasi Dana BOS SD Neg 230 Jennae

Komisi I DPRD Sinjai Tindaklanjuti Aspirasi Dana BOS SD Neg 230 Jennae

Humas DPRD Sinjai Senin, 21 Januari 2019. Komisi I DPRD Sinjai gelar rapat tindaklanjut penyampaian aspirasi masalah dana BOS untuk SD Neg. 230

Wakil Ketua DPRD Hadiri Malam Pelepasan Bupati dan Wabup Sinjai
Jamaludin Asnawi-Nurbaya Toppo Saksikan Lomba Gerak Jalan Indah di SinjaiBarat
Komisi II tindaklanjuti aspirasi soal pemanfaatan dan perizinan lokasi wisata kuliner

Humas DPRD Sinjai

Senin, 21 Januari 2019.

Komisi I DPRD Sinjai gelar rapat tindaklanjut penyampaian aspirasi masalah dana BOS untuk SD Neg. 230 Jennae Desa Aska Kecamatan Sinjai Selatan yang sudah 3 Triwulan belum cair dan terkait visi misi bupati tentang Beasiswa untuk S2 di ruang Rapat DPRD, Senin, (21/01/2019).

Rapat ini dipimpin Ketua Komisi I Sabir dihadiri Anggota Komisi I Muzawwir, Takdir, Tajuddin, Hj. Kusmawati, Zahra Usman, Asisten I Muhlis Isma, Inspektorat Irwan Suaib, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah SD 230 Jennae Hj. Aribah, Ketua Komite SD 230 Jennae Muh. Hasan.

Kepala Sekolah 230 Jennae Hj. Aribah mengungkapkan tersendaknya Dana BOS ini disebabkan karena tidak adanya tenaga pendidik yang mau menjadi bendahara di sekolah tersebut sehingga kwitansi pencairan Dana BOS tidak ada yang menandatangani akibatnya pencairan tersendak sampai sekarang.

” Saya sudah berusaha semaksimal mungkin agar dana BOS bisa di cairkan akan tetapi guru yang ada di sekolah 230 Jennae tidk ada yang mau menjadi bendahara ” ungkapnya.

Ketua Komite SD 230 Jennae Muh. Hasan juga menjelaskan kenapa para guru di sekolah tersebut tidak ada yang mau menjadi bendahara di karenakan persoalan internal antara mantan bendahara dan kepala sekolah.

Sementara itu Inspektorat Irwan Suaib mengatakan bahwa dari pihak Inspektorat belum bisa memeriksa persoalan ini karena ini adalah persoalan internal dan menurutnya persoalan seperti ini masih bisa diselesaikan di lingkup Dinas Pendidikan saja tanpa melibatkan DPRD.

Hal senada juga di ungkapkan Asisten I Muhlis Isma, bahwa permsalahan ini sangat internal di tingkat eksekutif sehingga ia meminta persoalan ini diserahkan ke Dinas Pendidikan untuk menyelesaikan persolan tersebut kemudian Komisi I tetap menjadi pengawas.

Maka dari itu Ketua Komisi I Sabir mengambil kesimpulan terkait Dana BOS diserahkan ke Pemerintah untuk secepatnya diselesaikan, dan terkait Beasiswa untuk S2 harus menunggu dari peraturan Bupati.

” Kita mengharapkan terkait persoalan Dana BOSS ini agar Dinas Pendidikan segera menyelesaiakan persoalan ini sehingga Dana BOSS di SD 230 Jennae bisa dicairkan ” jelasnya.(Nitha)

Komentar Facebook